Senin, 25 Juli 2016

Senja Kesembilan #7 (End)

Ada satu bagian yang tidak dipublish dan memang sengaja dihilangkan. Barang kali, kepergian, tidak perlu dijelaskan, karena penjelasan hanya menumbuhkan harapan, palsu. : D ---

Janji Kata tak mau menjamah Atau tak sanggup? Matahari pergi untuk datang Kembali berbagi Pada bulan ia datang Rinai datang untuk pergi Melalui parit sempit Menuju muara biru Muara biru pergi untuk datang Kembali bersama rinai Dan kau pergi untuk pergi Padahal aku tahu Sorot itu Termaktub janji yang terpatri Terlampau tega Tak bertanya "Mengapa kamu menunggu?" Dan terlambat menjawab tunggu Karena aku percaya sorot itu Dan kau tak pernah percaya pada sorotku Rangkaian kata itu tertulis begitu saja, melepas penat, bersamaan dengan melepas rasa yang berbaur tak berasa, hambar. Biar kukenang dengan caraku. Yogyakarta, 22 Januari 2009 #fiktif #end

0 komentar:

Posting Komentar